Rabu, 19 April 2017

Pendidikan Seni di SD PDGK 4207 Modul 2 KB 3





MODUL 2
PENGETAHUN DASAR SENI



Kegiatan Belajar 3
Unsur dan Prinsip Seni Rupa

A. Unsur-unsur Seni Rupa
Seni rupa dibangun oleh sejumlah unsur yang membentuk kesatuan yang padu sehingga karyanya dapat dinikmati secara utuh.
Unsur-unsur dasar karya seni rupa adalah unsur-unsur yang digunakan untuk mewujudkan sebuah karya seni rupa. Unsur-unsur ini diantaranya antara lain adalah garis, warna, tekstur ruang dan bidang.

1. Garis
Garis dalam seni rupa merupakan perpanjangan dari susunan titik-titik yang memiliki panjang namun relative tidak lebar. Garis yang telah mencipta bentuk dan melingkup bidang disebut kontur.

1.    Warna
Warna merupakan unsur rupa yang secara langsung dapat menyentuh perasaan.
Menurut teori Brewster, warna terdiri dari 3 kelompok, yaitu:
a.       Warna primer.
Tidak dapat dibuat dengan mencampur warna yang sudah ada: merah, biru, kuning
b.      Warna sekunder
Mencampur dua bahan primer dengan perbandingan sama: campuran warna merah dengan kuning menjadi oranye, merah dengan biru menjadi ungu, kuning dengan biru menjadi hijau
c.       Warna tersier
Mencampurdua atau tiga atau lebih warna sekunder dengan sekunder, sekunder dengan primer: merah dengan hijau menjadi hitam, ungu dengan merah menjadi merah keunguan

2.        Tekstur
Tekstur adalah sifat dan keadaan suatu permukaan bidang atau permukaan benda pada sebuah karya seni rupa. Setiap benda mempunyai sifat permukaan yang berbeda (barik). Tekstur membeikan kesan berat/ringannya suatu benda.

3.        Ruang
Ruang kosong disebut rongga, benda yang tampak pejal (keras) disebut pukal. Pukal tidak perlu benar-benar pejal, dapat pula berongga. Rongga adalah ruang yang terbatas.

4.        Bidang
Bidang merupakan pengembangan garis yang membatasi suatu bentuk sehingga membentuk bidang yang melingkupi dari beberapa sisi. Bidang mempunyai sisi panjang dan lebar, serta memiliki ukuran.

5.        Bayangan
Bayangan terjadi karena pencahayaan. Efek pencahayaan ini dapat memberi kesan suram atau sebaliknya terang. Dalam seni rupa kita kenal dengan bayangan diri, bayangan langkah dan bayangan cermin.


B. Prinsip Seni Rupa
Terdapat beberapa prinsip dalam menyusun komposisi suatu bentuk karya seni rupa, yaitu:

·     1. Kesatuan (unity)
Kesatuan adalah pertautan bagian-bagian dalam sebuah karya seni rupa. Kesatuan merupakan prinsip yang utama di mana unsur-unsur seni rupa saling menunjang satu sama lain dalam membentuk komposisi yang bagus dan serasi..

       2.  (balance)
Keseimbangan adalah upaya menyeimbangkan proporsi kiri kanan, atau atas bawah sehingga terlihat simetris.


3.  Irama   (rhytm)
Irama dalam seni rupa dapat tercipta atas dasar perbedaan, namun juga atas dasar peletakan. Irama merupakan susunan/perulangan dari unsur-unsur rupa yang diatur, berupa susunan garis, bentuk maupun warna.

4.  Penekanan (kontras)
Unsur penekanan pada objek tertentu merupakan penekanan. Tujuan penekanan untuk memberi pusat perhatian atas objek yang ditampilkan dalam sebuah karya seni rupa.
·                
1.    Proporsi
Ada dua jenis proporsi yaitu proporsi serasi dan tidak serasi. Proporsi member perbandingan antara bagian yang satu dengan bagian lainnya secara keseluruhan.

2.    Keselarasan (harmony)
Keselarasan adalah prinsip hubungan menyatukan kedekatan unsur-unsur yang berbeda baik bentuk maupun warna untuk menciptakan keselarasan.

C. Karakteristik Estetik Anak Sekolah Dasar
Perasaan estetik adalah perasaan yang berhubungan dengan keindahan, baik keindahan alam maupun keindahan karya seni. Perasaan estetik sifatnya alamiah yang dibawa sejak lahir.
Secara apresiatif, anak SD mampu merasakan dan menilai sesuatu objek (alam/karya seni) yang bersifat indah.
Secara ekspresif anak SD mampu mengekspresikan pengalaman estetiknya dalam bentuk ekspresi yang spontan, lugas dan jujur

Tidak ada komentar: